Al-Hikam Al-Fithriyyah

Calligraphy by Ruh Al-Alam (behance.net)

Al-Hikam Al-Fithriyyah adalah butiran butiran hikmah yang ditulis oleh Ustadz Alfitri, seorang Kyai NU dan dosen di Riau yang cetarr sekali, di laman facebook-nya. Menurut saya kok benar-benar membuat berfikir dan merenung, jadilah saya minta izin beliau untuk menuliskan di blog ini.

Berikut yang beliau tuliskan (sampai dengan 15 Januari 2018):

HIKMAH PERTAMA

إنما يحلّيك حلية الطاعات والقربات؛ ليشهدك بها على توفيقه ومنّه، ويبتليك بدناسة السيئات والخطيئات؛ ليدلك بها على قهره وحنّه

“Allah menghiasimu dengan perhiasan ketaatan, untuk mempersaksikan padamu bimbingan dan karunia-Nya. Allah juga mengujimu dengan noda kemaksiatan, untuk menunjukkan padamu kekuatan absolut dan kasih sayang-Nya”.

#الحكمة_الفطرية

 

HIKMAH KEDUA

اجتهادك عند الملأ في عمل؛ أنت عنه عند الخلاء غافل، دليل على شوائب سريرتك

“Kesungguhanmu di tengah keramaian dalam mengerjakan sebuah amal, yang engkau sendiri lalaikan dalam kesunyian, adalah bukti adanya noda dalam niatmu”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KETIGA

رجاء لا يقارنه خوف غرورٌ وفجورٌ، وخوف لا يوازنه رجاء فتورٌ وقصورٌ

“Pengharapan tanpa dibarengi rasa takut, adalah tipuan dan kedurhakaan. Ketakutan tanpa diseimbangkan dengan pengharapan, adalah ketidakberdayaan dan kekurangan”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KEEMPAT

إنما مدحوك لظهور آثار الجمال منه فيك، وذمّوك لثبوت آيات الكمال له عليك

“Mereka memujimu hanya karena bekas-bekas keindahan-Nya terlihat jelas pada dirimu. Dan mereka mencelamu karena ayat-ayat kesempurnaan-Nya tegak berdiri atas dirimu”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KELIMA

إذا استخفّتْ نفسُك ما استثقلتْه من الأعمال، فبادرْ باتّهام واطلبْ على دعاويها العريضة بينة جلية؛ حتى تنكشف لك حظوظها منها الخفية

“Apabila amal yang terasa berat oleh dirimu menjadi terasa ringan, maka segeralah curigai dirimu dan minta bukti yang jelas atas dakwaan panjangnya, sampai jelas bagimu kemauannya yang tersembunyi”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KEENAM

توبة أورثت عبودية خير من عصمة أولدت عنودية

“Taubat yang menimbulkan penghambaan, lebih baik dari Perlindungan yang melahirkan keangkuhan”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KETUJUH

من علامات صدقك في بغض ذوي المعاصي والخطيئات، غيبوبتك فيه عن شهود الصادر فيك من القربات والطاعات

“Diantara tanda ketulusanmu dalam membenci pelaku maksiat dan dosa, lenyapnya pandangan terhadap ketaatan yang terjadi pada dirimu”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KEDELAPAN

إذا أندمك عدوُّك على وقوع المخالفة، فأندمْه أنت على الإيقاع بالتوبة والإنابة

“Apabila musuh (setan) membuatmu menyesal telah durhaka, maka buatlah juga dia menyesal telah menggodamu, dengan melakukan Taubat dan Inabah”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KESEMBILAN

ربما دخل عليك الكبر؛ حيث تنزل منزلة من دونك، وثبت فيك التواضع؛ حيث تنزل منزلة من فوقك

“Boleh jadi kesombongan itu merasuk, saat engkau berada di posisi bawah. Dan terkadang ketawadukan tetap dalam (hati), saat engkau berada di posisi atas”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KESEPULUH

إذا فهمتْ المحنة، عادتْ المحنة عين المنحة
وإذا ضيّعتْ المنحة، انقلبتْ المنحة عين المحنة

“Apabila cobaan bisa dipahami, niscaya cobaan berubah menjadi anugerah. Dan bila anugerah disia-siakan, niscaya anugerah berbalik menjadi bencana”.

 

HIKMAH KESEBELAS

ركوب الشهرة بلا استعداد، كالسفر في الفلاة بلا زاد.

“Mendulang popularitas tanpa ada persiapan, ibarat melakukan perjalanan di tengah padang pasir tanpa perbekalan”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KE-DUABELAS

إرادتك الشهرة مع إقامة الله إياك في الخمول شهوة جلية، وإرادتك الخمول مع إقامة الله إياك في الشهرة إساءة خفية.

“Keinginanmu untuk tenar sedangkan Allah (masih) menempatkanmu dalam keterasingan, adalah kemaksiatan yang nyata. Dan keinginanmu untuk terasing sementara Allah (sedang) menempatkan dalam ketenaran, adalah ketidaksopanan yang tersembunyi”.

#الحكم_الفطرية

 

HIKMAH KE-TIGABELAS

الوفاء بحقوق العبودية في الخمول، خيرٌ من التدبير في الشهرة والقبول.

“Memenuhi hak-hak penghambaan dalam kondisi terasing, itu lebih baik dari sibuk merencanakan popularitas dan pengakuan”.

#الحكم_الفطرية

 

 

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*