Category Archives: Train of Thought

KEINTIMAN DI RKUHP, KONTROVERSI YANG KONTROVERSIAL (TERJEMAHAN JAKARTA POST)

Kemarin baru saja terbit tulisan saya berjudul “Intimacy in Penal Code, Controversial Controversy” di media Jakarta Post. Alhamdulillah, Jakarta Post yang biasanya platformnya cenderung pro-liberal ternyata mau memuat tulisan saya. Barangkali sebagai opini pembanding. Tulisan tersebut berbahasa Inggris, karena Jakarta Post adalah berbahasa Inggris. Atas permintaan beberapa pihak, tulisan tersebut saya terjemahkan ke bahasa Indonesia berikut ini.

Semoga bermanfaat

read more »

ESSAY-ESSAY SAYA UNTUK LPDP (PK 2, tahun 2013)

Assalaamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

 

Sejak tahun 2013 saya lolos seleksi beasiswa LPDP untuk pertama kalinya, begitu banyak yang minta contoh essay yang saya buat. FYI, waktu itu LPDP meminta saya membuat tiga essay, yang judulnya:

  1. Essay 1: Rencana Studi
  2. Essay 2: Peranku Bagi Indonesia
  3. Essay 3: Sukses Terbesar Dalam Hidupku

Nampaknya selama beberapa tahun kemudian (mungkin sampai sekarang) LPDP masih meminta essay dengan judul-judul seperti ini. Nah, sudah sering saya share, tapi daripada selalu email terus, mending saya taro di blog saja supaya gampang ya.

read more »

Kisah Dua Kawan Saya Yang Gay

 


Di antara sahabat saya yang LGBT, ada dua yang teramat istimewa bagi saya, dan rasanya wajib saya ambil ibrohnya.

read more »

ADAKAH SEBUAH ‘KEWAJIBAN ASASI MANUSIA’?

 

Ketika memulai berkuliah di fakultas hukum, salah satu bab awal (tapi bukan paling awal) dari mata kuliah pengantar ilmu hukum adalah tentang ‘subjek hukum’. Istilah ‘subjek hukum’ ini oleh Prof Sudikno Mertokusumo didefinisikan sebagai “…segala sesuatu yang dapat memperoleh hak dan kewajiban dari hukum.

 

Semenjak saat itu, dalam mempelajari dasar-dasar hukum, mahasiswa program studi ilmu hukum selalu mempelajari bahwa hak dan kewajiban seringkali datang secara bersamaan dan bersifat sejajar. Misalnya dalam hukum perjanjian dipelajari bahwa esensi dari sebuah perjanjian adalah pertukaran hak dan kewajiban antara para pihaknya. Ada juga yang menjelaskan bahwa hubungan antara masyarakat dan pemerintah adalah ketika masyarakat wajib menaati hukum dan ia berhak atas perlindungan oleh pemerintah, sedangkan pemerintah wajib melindungi masyarakatnya dan berhak untuk ditaati.

read more »

Alhamdulillah Terbit Buku Baru tentang Hak Asasi Manusia: Ada Gue Lho ~(^_^~) (~^_^)~

Meme credit: Charine Pakpahan (HAHAHA)

 

 

Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin, telah terbit buku berjudul “Hak Asasi Manusia: Dialektika Universalisme vs Relativisme di Indonesia“, diterbitkan oleh LKiS Yogyakarta.

 

Editor buku ini adalah Al-Khanif; Herlambang P. Wiratraman’; and Manunggal Kusuma Wardaya, atas kerjasama Universitas Jember, The Centre for Human Rights, Multiculturalism, and Migration (CHRM2), dan Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia (SEPAHAM) Indonesia. Buku ini diluncurkan pada tanggal 10 Desember 2017 untuk memperingati lahirnya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa pada 10 Desember 1948.

 

read more »

Tidak Direstui: Gantung Diri?

 

Belum lama ini ada kasus seorang laki laki yang bunuh diri akibat tidak direstui oleh orangtuanya untuk menikah dengan seseorang.

 

Saya sudah pernah posting ini. Tapi kepikiran lagi, dan pengen mengulas sedikit lebih dalam. Ini masalah yang tidak sesimpel yang tampak. Setidaknya ada dua dimensi.

read more »

MEMBAHAS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT LGBT DAN KUMPUL KEBO: JANGAN SALAH PAHAM

Ketika kita mendengar bahwa kemarin Mahkamah Konstitusi (MK)menolak permohonan untuk mengkriminalisasi LGBT dan pasangan kumpul kebo, banyak dari kita yang kemudian rame sekali mengatakan “rezim ini melegalkan LGBT/kumpul kebo!”. Sebagian lain malah berteriak “ini hari yang bagus untuk HAM!”. Padahal, kalau kita mempelajari lagi cakupan fungsi dan kewenangan MK, mungkin kita akan mendapatkan jawaban yang berbeda.

read more »

Desekularisasi Pendidikan Hukum Di Indonesia: Menganalisa Buku Teks “Pengantar Ilmu Hukum” Khususnya Bab “Klasifikasi Norma”

 

Assalaamu’alakum warahmatullaahi wabarakaatuh,

 

Ada beberapa catatan sebelum mulai:

  1. Ini adalah paper yang saya presentasikan pada International Seminar on Islamic Civilization and Thoughts (INSIST) 2017, yang diselenggarakan oleh School of Humanities, Universiti Sains Malaysia, Penang 2017, disusun bersama salah satu alumni kece Fak Hukum UGM: Hanindhito Danusatya.
  2. Aslinya dalam bahasa Inggris yang dapat didonlot di sini. 
  3. Pada versi bahasa Indonesia pada Bab IV poin D ada tambahan baru yang lumayan signifikan. Mohon maklum, ide berjalan terus pasca submisi.
  4. Versi bahasa Indonesia dalam bentuk PDF dapat didonlot di sini.
  5. Special thanks untuk mahasiswi saya Fitry Nabilah Hamidah yang telah menerjemahkan tulisan ini dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia
  6. InshaaAllah tulisan ini adalah bagian kecil dari sebuah proyek yang lebih besar.

Selamat membaca, dan semoga bermanfaat.

read more »

REZIM HAK ASASI MANUSIA DAN KEDAULATAN NEGARA DALAM HUKUM INTERNASIONAL

 

REZIM HAK ASASI MANUSIA DAN KEDAULATAN NEGARA DALAM HUKUM INTERNASIONAL

Oleh: Fajri Matahati Muhammadin*

Makalah disampaikan pada Kajian Saturday Forum yang diadakan oleh the Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Jakarta.

read more »

MASALAH ISLAM-SYIAH: MENJAWAB BEBERAPA KESALAHPAHAMAN

 

Daripada kita asal bunyi soal Syiah, bukankah kita lebih baik bertabayyun langsung pada Syiah? Yuk mari. Dalam post kali ini, inshaaAllah saya akan memaparkan beberapa kesalahpahaman soal Syiah Rafidhoh. Ini dikarenakan banyak sekali beredar informasi yang keliru di masyarakat, dan semuanya hanya mengandalkan “katanya katanya”. Tulisan kali ini akan menjawab dari sumber kitab-kitab Syiah sendiri sebagai bukti.

read more »